Jumat, 13 Maret 2015

Bukit Kars Kepulauan Wayag, Raja Ampat



pada indahnya keindahan bawah laut perairan Raja Ampat, bagi mereka yang tidak terlalu hobi diving, bagi mereka yang suka naik gunung, bagi mereka yang suka melihat keindahan dari puncak tertinggi yang dapat dicapai,, Wayag adalah pilihan yang paling tepat…




Keindahan,, seperti halnya dalam kehidupan sehari-hari, adalah sesuatu yang tidak bisa digapai secara instan, butuh perjuangan panjang untuk dapat menggapainya… Wayag adalah kepulauan terluar dari Kabupaten Raja Ampat,, jaraknya dari Ibu Kota Kabupaten, Waisai kira-kira sekitar 130km (laut)… Waisai sendiri berjarak sekitar 70km (laut) dari Kota terbesar di Papua Barat tempat banyak pesawat mendarat dari barat Indonesia, Sorong… Yuuupp,, bagi brosist sekalian yang sebagian besar berdomisili di barat Indonesia, kita ambil contoh Jakarta,, maka untuk dapat ke Sorong setidaknya kita akan singgah 1 kali di Makassar, kalo dulu siihh biasanya memakan waktu sekitar 7 jam’an ya,, sudah termasuk waktu transit di Makassar + perbedaan waktu 2 jam,, jadi di pesawat sekitar 4-5 jam’an lah… Ohh yaa,, kalo sekarang kayaknya Express Air sudah ada penerbangan langsung dehh,, IMHO looh yaa… Selanjutnya dari Kota Sorong menuju Waisai membutuhkan waktu kira-kira 1,5 jam naik kapal besar/speed,,, sooo untuk jarak 130km (Waisai-Wayag) setidaknya membutuhkan waktu sekitar 3 jam’an (hanya speed-boat),, itu pun dengan catatan ombak di lautan biasa saja, tiada badai yang menerjang… Saran mansarpost lebih baik bermalam dulu di Waisai, lanjut ke Wayag keesokan harinya di pagi hari, dan pastikan cuaca cerah dan tidak mendung untuk mendapatkan view terbaik di Wayag…

Waktu ideal sampai di Wayag adalah sekitar jam 9 pagi,, kenapa….?? Karena kita masih harus mendaki bukit karst yang tidak mudah brosist,, lumayan curam dan karang-karang yang dipijak-pun lumayan tajam,, sooo siapkan sepatu nyang ciamik atau sandal gunung yang kokoh menopang kaki-kaki brosist semua… Jangan menyerah jika belum mencapai puncak bukit yang didaki, lebih baik beristirahat sejenak untuk mengumpulkan tenaga… Dan satu lagi,, jangan pernah berpikir tenaga kita akan habis sesampainya di puncak bukit karena sudah digunakan semua saat pendakian,, tenang sahaja brosist,, seluruh tenagamu akan di-charge hingga penuh tanpa powerbank, cukup tundukan pandanganmu kebawah sejenak setelah kalian menggapai puncak bukit karst,, nikmatilah setiap jengkal pandanganmu hingga sempurna mencapai 360 derajat… Sooo,, rasa senang yang dirasakan para diver ketika melihat indahnya terumbu karang dibawah permukaan laut akan turut kalian rasakan saat pandanganmu mampu menembus jernihnya air yang ada dibawah pandanganmu…


Diposkan oleh:

Nama : Lusiana
Kelas : 9A
No    : 016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar